Pantik Prestasi di Tengah Pandemi, Siswa MAN IC Lampung Timur Wakili Indonesia di Olimpiade Kebumian Internasional

Pantik Prestasi di Tengah Pandemi, Siswa MAN IC Lampung Timur Wakili Indonesia di Olimpiade Kebumian Internasional

𝗟𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗧𝗶𝗺𝘂𝗿, 𝗠𝗔𝗡 𝗜𝗖 (𝗛𝘂𝗺𝗮𝘀)— Pandemi Covid-19 tidak menjadikan peserta didik MAN IC Lampung Timur untuk tidak mengembangkan dirinya, justru masa pandemi ini dapat mereka manfaatkan untuk tetap mengasah kemampuan diri sehingga mereka meraih prestasi di berbagai kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Adalah Andrereza Medya Endrikaputra, siswa kelas XII MIPA MAN Insan Cendekia Lampung Timur telah mengharumkan nama madrasah dan Indonesia. Pasalnya, Andrereza terpilih menjadi salah satu duta Indonesia dalam International Earth Science Olympiad (IESO) tahun 2021. Ia merupakan satu-satunya wakil dari wilayah Lampung. Peserta yang dapat mengikuti IESO adalah para pemenang Kompetisi Sains Nasional ( KSN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kompetisi International Earth Science Olympiad (IESO) merupakan olimpiade kebumian internasional yang selalu diadakan setiap tahun. Seharusnya Tyumen, Russia adalah negara yang menjadi tuan rumah pelaksanaan IESO tahun 2021. Namun, mengingat masih dalam kondisi pandemi global Covid-19, perhelatan akbar, ajang kompetisi ini diselenggarakan secara daring, berlangsung dari tanggal 25 s.d. 30 Agustus 2021, diikuti banyak peserta dari berbagai negara dan merupakan kejuaraan bergengsi tingkat internasional untuk siswa tingkat SMA/MA. Adapun mekanismenya, peserta akan diawasi oleh kamera secara daring dan didampingi oleh pengawas profesional dan berpengalaman. 

Andrereza telah melalui perjalanan yang panjang untuk sampai di tahap ini.  Perjuangan Andrereza tidaklah mudah. Dia memulai prestasi olimpiade sejak masih duduk di kelas X dan XI di MAN Insan Cendekia Lampung Timur. Saat itu, Andre berhasil mendapatkan medali perunggu dalam ajang KSN Bidang Kebumian tingkat nasional tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Mendapat medali perunggu KSN 2020 bukanlah akhir dari perjuangan Andre. Setidaknya ada tiga tahapan seleksi menuju IESO 2021 yang harus dilaluinya, yaitu: pelatihan nasional (Pelatnas) tahap 1 atau 30 besar yang diadakan pada 30 November s.d. 14 Desember 2020. Berhasil di Pelatnas 1, Andre kemudian mengikuti Pelatnas tahap 2 atau 15 besar untuk memilih 8 besar pada 24 Mei s.d. 7 Juni 2021. Ditahap ini Andre berhasil masuk 8 besar siswa-siswi terbaik Indonesia. Keberhasilannya di tahap 2, mengantarkan Andre untuk mengikuti Pelatnas tahap 3 sebagai tahap pematangan peserta untuk mewakili Indonesia di Olimpiade Kebumian tingkat internasional. Tahap pematangan ini dilaksanakan pada 21 – 25 Juli 2021 dan dilanjutkan pada11 – 21 Agustus 2021. 

Setelah mengikuti pelatnas tahap ketiga yang merupakan penentu ke tahap internasional, akhirnya Andrereza berhasil masuk sebagai Main Team (Tim Utama) yang akan berlaga di ajang IESO tahun 2021 bersama beberapa siswa-siswi terbaik Indonesia. Andrereza bersama Tim tidak hanya akan membawa nama institusi tempat menuntut ilmu, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia, karena mereka berkompetisi di level internasional.

Tim nasional Indonesia yang mengikuti IESO 2021 secara online tanggal 25 Agustus – 30 Agustus 2021 terdiri dari 8 siswa-siswi terbaik yang telah diseleksi secara ketat, yang akan mewakili Tim Kebumian Indonesia pada kompetisi tingkat internasional. Mereka adalah:

  1. Andrereza Medya Endrikaputra (MAN Insan Cendekia Lampung Timur )
  2. Eillen Theodora (SMAK Petra 2 Surabaya Jawa Timur)
  3. Hilman Agung Saputra (MAN 2 Kota Malang Jawa Timur)
  4. Sean Matthew (SMAK Petra 2 Surabaya )
  5. Tania Cresentia (SMA Kristen Immanuel Pontianak )
  6. Iqbal Rakha perdana (SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo Jawa Tengah)
  7. Glady Sajidah Zahra (SMA Kesatuan Bangsa Bantul D.I Yogyakarta)
  8. Rani Saraswati (MAN 2 Kota Malang Jawa Timur)

Menanggapi prestasi salah satu peserta didiknya menjadi duta olimpiade tingkat internasional, Kepala MAN IC Lampung Timur, Antoni Iswantoro, M.Ed mengatakan pihak madrasah selalu melihat dan memantau setiap talenta anak didiknya.

“Kami melihat Andrereza memiliki minat yang besar terhadap bidang Kebumian sejak di kelas X. Kami telah mengikutsertakan Andre dalam berbagai kompetisi khususnya di bidang Kebumian, baik yang diselenggarakan oleh pusat Prestasi Nasional, Perguruan Tinggi Negeri maupun institusi lainnya. Hal ini untuk mengasah bakat dan minat yang dimiliki,” ujarnya kepada tim humas, Kamis (26/8/2021).

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi prestasi ananda Andrereza Medya Endrikaputra yang mampu bersaing dan menjadi duta Indonesia dalam ajang IESO tahun ini. Ini berkat kerja keras semu pihak dan motivasi dari guru-guru yang ingin anak didiknya berprestasi. Ini juga buah perhatian dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung serta Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Terima kasih kepada semua pihak dan mohon doanya agar ananda Andrereza Medya Endrikaputra bisa sukses memperoleh medali di ajang IESO 2021 ini,” harapnya mengakhiri.

Sumber :

https://lampung.kemenag.go.id/news-522023-.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *