Lampung Timur, MAN IC (Humas) — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi akan mengganti Ujian Nasional (UN) Tahun 2021 menjadi Asesmen Nasional (AN). Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu AKM, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Terkait hal tersebut MAN IC Lampung Timur melaksanakan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) secara online di ruang multimedia dengan waktu pengerjaan 1 jam 30 menit pada Selasa, (31/8/2021). Kegiatan simulasi ini dipandu oleh proktor, Nanda Firizki Ananta, S. Kom dan teknisi Badrik Andriatma, Amd. Kom
“Soal-soal AKM terdiri atas dua materi dasar, yaitu literasi membaca dan numerasi. Jumlah soal AKM untuk jenjang SMA/MA adalah 36 soal untuk masing-masing Literasi dan Numerasi. Melalui AKM, pemerintah ingin melihat mutu pendidikan berdasarkan proses pendidikan sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas,” terang kepala MAN IC Lampung Timur, Antoni Iswantoro, M. Ed., di ruang Multimedia, Selasa (31/8/2021).
“Berbeda dengan UN yang ditujukan kepada peserta didik di kelas XII, ANBK ditujukan bagi peserta didik di kelas XI. Untuk MAN IC Lampung Timur, ANBK diikuti sebanyak 17 siswa, dan siswa yang mengikuti ANBK ini dipillih secara random atau acak yang ditentukan oleh Kemendikbud, dan kita sebagai penyelenggara hanya melaksanakannya,”tambahnya
Sementara itu, Badrik Andriatma, selaku teknisi ANBK ketika diwawancarai mengungkapkan bahwa secara spesifik kegiatan ANBK bermanfaat untuk memberikan gambaran mengenai profil MAN IC Lampung Timur dan untuk memberikan arah pengembangan madrasah pada umumnya,”ungkapnya.
Simulasi bertujuan, lanjut Badrik, untuk memperkenalkan bentuk soal ANBK yang berupa soal AKM, survei karakter, survei lingkungan belajar. Selain itu, simulasi ini juga untuk mengenalkan cara menggunakan perangkat komputer agar saat pelaksanaannya peserta didik dapat melaksanakan dengan lancar dan sukses. Adapun setelah simulasi akan dilanjutkan dengan Gladi Bersih ANBK yang rencananya akan digelar pada tanggal 6 – 9 September 2021 mendatang,”pungkasnya.